SMP MBS JOMBANG – Langkah strategis memperkuat ekosistem pendidikan Muhammadiyah kembali diwujudkan melalui agenda “Rihlah Pesantren”. Kali ini, SD Muhammadiyah 2 Krian melaksanakan kunjungan sinergis ke Muhammadiyah Boarding School (MBS) Jombang guna merajut silaturahmi sekaligus membimbing para peserta didik menatap masa depan yang gemilang.

Kegiatan bernuansa edukatif dan kekeluargaan ini difokuskan untuk membangun kolaborasi erat antarlembaga, khususnya dalam menjembatani transisi pendidikan dari jenjang Sekolah Dasar (SD) menuju pesantren tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Melalui program kunjungan ini, para siswa diajak untuk mengenal lebih dekat lingkungan belajar berbasis asrama, mengeksplorasi sistem pembinaan karakter, serta memahami keunggulan akademik yang diterapkan di MBS Jombang.

Kepala Pondok Pesantren MBS Jombang, AMM Qurrota A’yun, dalam sambutannya saat membuka acara mengapresiasi tinggi pelaksanaan rihlah tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memiliki misi yang sangat mulia dan luar biasa.
“Selain membimbing anak-anak didik kelas VI untuk mengenali lembaga pendidikan berkualitas, kegiatan ini diharapkan mampu menghindarkan mereka dari kekeliruan dalam memilih tempat menimba ilmu. MBS Jombang yang berdiri sejak 2014 telah banyak menorehkan prestasi, dengan para alumni yang kini telah tersebar luas di penjuru negeri. Semoga agenda ini memantapkan hati para siswa untuk menjadi bagian dari keluarga besar MBS Jombang pada jenjang SMP,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala SD Muhammadiyah 2 Krian, Ust. Nanang, turut menyampaikan pandangan positifnya. Ia menegaskan bahwa agenda ini sejalan dengan visi sekolah agar seluruh lulusannya mendapatkan pendidikan Islam serta penanaman karakter yang berkualitas. Dengan begitu, kelak para siswa dapat tumbuh menjadi alumni yang mampu meneruskan perjuangan para ustadz dan ustadzah.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan hangat dari para santri serta dewan guru MBS Jombang. Peserta kemudian diarahkan menuju masjid untuk melaksanakan salat Zuhur berjemaah yang dilanjutkan dengan ramah tamah berupa makan bersama. Acara inti diisi dengan peninjauan langsung proses pembelajaran dan dinamika kepesantrenan, tur keliling kawasan pesantren, serta ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kebersamaan.

Jajaran pimpinan dan guru dari kedua institusi sepakat bahwa sinergi lintas lembaga ini memiliki urgensi tinggi di tengah dinamika dunia pendidikan saat ini. Kolaborasi berkelanjutan tersebut diyakini mampu memperluas wawasan peserta didik sejak dini, sehingga mereka memiliki kematangan mental, keteguhan spiritual, serta kesiapan intelektual yang kokoh untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. (Humas SMP)




