0895 3347 207 82

mbsjombang@gmail.com

Evaluasi Karakter Santri, SMP MBS Jombang Gelar Khotaman Sekaligus Perpisahan Kepala Pondok

ADMIN NEWS SMP MBS JOMBANG

Sep. 4, 2026

JOMBANG – Sebagai tolok ukur keberhasilan pendidikan keagamaan, SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Jombang menyelenggarakan kegiatan Imtihan dan Khotaman pada Sabtu (3/5/2026). Acara yang berlangsung khidmat di lingkungan pesantren ini dihadiri oleh seluruh santri beserta para orang tua atau wali santri.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Pondok, An Nu’man, S.H. Tidak sekadar menjadi ajang seremonial, Imtihan dan Khotaman ini merupakan wujud evaluasi akhir untuk menakar tingkat pemahaman agama santri sekaligus keberhasilan pembinaan karakter berbasis nilai-nilai Islam di sekolah tersebut.

Dalam sambutannya, An Nu’man memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para santri selama menimba ilmu. Menurutnya, kesuksesan belajar di pesantren tidak hanya diukur dari nilai akademik di atas kertas, melainkan dari kematangan spiritual dan perilaku akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Momen haru juga mewarnai acara ini. Pasalnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang perpisahan bagi An Nu’man yang akan segera mengakhiri masa jabatannya sebagai Kepala Pondok. Ia secara terbuka memohon maaf kepada seluruh wali santri apabila terdapat kekurangan selama ia memimpin.

“Saya meminta maaf jika selama mendidik putra-putri Bapak dan Ibu masih terdapat banyak kekurangan. Harapan kami, ilmu yang didapat di sini bisa menjadi bekal berharga untuk masa depan mereka,” ungkapnya.

Menjelang akhir masa baktinya, An Nu’man menitipkan pesan penting kepada anak-anak didiknya. Ia menekankan agar para santri selalu menjaga tutur kata (lisan), menghindari perilaku yang memicu perpecahan, serta selalu istikamah dalam beribadah di manapun mereka berada.

Rangkaian acara kemudian dipungkasi dengan doa bersama dan penganugerahan apresiasi kepada para santri berprestasi. Melalui gelaran ini, SMP MBS Jombang kembali menegaskan komitmennya bahwa pendidikan sejati adalah yang mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan akhlakul karimah.

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar